Text
Pendidikan Kepercayaan: Menuju Pendidikan Agama yang Inklusif
Deskripsi ; Buku ini menunjukkan bahwa pendidikan agama perlu dilihat dalam perspektif pendidikan inklusi sebagai prinsip pengelolaan pendidikan untuk semua warga secara setara. Terkait itu, pendidikan kepercayaan yang di satu sisi dapat dilihat sebagai bagian dari pendidikan inklusi, tetapi di sisi lain, perspektifnya masih menyasar kelompok yang seakan dikategorikan sebagai kelompok berkebutuhan khusus. Akibatnya, kebijakan pendidikan kepercayaan tersebut belum mampu menyelesaikan masalah diskriminasi dalam praktik pendidikan seperti yang masih terus dialami oleh mereka yang tidak masuk dalam kategori enam (6) agama atau kepercayaan, seperti Baha’i, Yahudi, dan lain-lainnya. Buku ini mengusung gagasan EFA sebagai perspektif pendidikan inklusi yang menekankan pentingnya memperbaiki kebijakan dan praktik pendidikan yang eksklusif dan diskriminatif.rnrnrnrnDAFTAR ISIrnDAFTAR GAMBARrnDAFTAR TABELrnPENGANTAR PENERBITrnKATA PENGANTARrnPRAKATArnrnBAB I. PENDIDIKAN AGAMA DALAM KERANGKA PENDIDIKAN NASIONALrnBAB II. PENDIDIKAN KEPERCAYAAN SEBAGAI PENDIDIKAN AGAMA BAGI PENGHAYAT KEPERCAYAANrnBAB III. INTEGRASI PENDIDIKAN KEPERCAYAAN DALAM PENDIDIKAN AGAMArnBAB IV. PENDIDIKAN AGAMA SEBAGAI PRAKTIK PENDIDIKAN INKLUSI BERBASIS EDUCATION FOR ALLrnBAB V. PENDIDIKAN AGAMA, KERAGAMAN, DAN MASA DEPAN PENDIDIKAN INDONESIArnDAFTAR PUSTAKArnTENTANG PENULISrnINDEKS
No other version available