Text
Politik Hoaks dan Hoaks Politik di Indonesia
Ada dua perspektif utama yang digunakan untuk membahas hoaks. Pertama, pendekatan edukatif yang menjelaskan bahaya hoaks dan solusi literasinya. Kedua, pendekatan keamanan dan hukum. Buku ini memuat hoaks dengan berbagai variannya sebagai wacana, tidak semata-mata kegagapan individu dalam memproduksi dan mengonsumsi informasi. Fenomena hoaks terkait dengan asas dasar kehidupan demokrasi. Hoaks sebagai diskursus mengimplikasikan upaya membangun, mengokohkan, atau bahkan merebut legitimasi dan otoritas aktor sosial. Persis pada titik itu makna politik dalam judul bermuara. Makna kata politik yang lebih luas dari sekedar politik pemerintahan atau formal. Pembahasan mengenai hoaks ditautkan kembali dengan ekosistem informasi publik Indonesia yang telah memiliki sejarah panjang akan monopoli, represi, industrialisasi, sampai politisasi.
DAFTAR ISI
Daftar Gamba
Daftar Tabel
Pengantar Penerbit
Kata Pengantar
Prakata
BAB 1 PENDAHULUAN
BAB 2 DISINFORMASI SEBAGAI WACANA
A. Politik Hoaks sebagai Produksi Hoaks Politik
B. Politik Hoaks sebagai Praktik Pelabelan
C. Analisis Wacana Kritis sebagai Metode
BAB 3 REPRESI, INDUSTRIALISASI, DAN POLITISASI PERS INDONESIA
A. Politik Pencitraan dan Disinformasi
B. Populisme Termediasi
BAB 4 GENEALOGI WACANA BAHAYA DISINFORMASI
A. Penanganan Disinformasi: dari Cek Fakta sampai Pemutusan Akses Internet
B. Polisi dan Skandal Informasi
C. Disinformasi dan Konflik
BAB 5 POLITIK HOAKS DALAM TIPOLOGI DEMOKRASI ILLIBERAL DI INDONESIA
A. Dari Demokrasi Illiberal ke Pembangunan Perdamaian Illiberal
B. Catatan Penutup
Referensi
Tentang penulis
Indeks
No other version available