Text
Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Kata Pengantar
Daftar Isi
Daftar Gamba
Daftar Tabel
Bab 1 Peranan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Dalam Dunia Industri
1.1 Pendahuluan
1.2 Pengertian Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
1.3 Filosofi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
1.4 Tujuan Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
1.4.1 Peran Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3)
1.4.2 Penerapan Program Keselamatan Kerja
Bab 2 Dasar Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Dunia Industri
2.1 Pendahuluan
2.2 Potensi Bahaya di Tempat Kerja
2.3 Penyakit Akibat Kerja (PAK)
2.4 Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K)
Bab 3 Faktor-Faktor Kecelakaan Kerja dan Pencegahannya
3.1 Pendahuluan
3.2 Faktor Penyebab Kecelakaan Kerja
3.2.1 Faktor Manusia
3.2.2 Faktor Lingkungan
3.2.3 Faktor Peralatan
3.3 Prinsip Dasar Pencegahan Kecelakaan Kerja
3.4 Proaktif Mencegah Kecelakaan Kerja
3.5 Penerapan Undang-undang K3
3.6 Upaya-upaya dalam Peningkatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Bab 4 Undang – Undang dan Organisasi Keselamatan Kerja
4.1 Pendahuluan
4.2 Undang – Undang Keselamatan Kerja
4.3 Peraturan Pemerintah Tentang Keselamatan Kerja
4.4 Peraturan Menteri Tentang Keselamatan Kerja
4.5 Organisasi Keselamatan Kerja
4.5.1 Elemen Organisasi Keselamatan Kerja
4.5.2 Struktur Organisasi Keselamatan Kerja
Bab 5 Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja
5.1 Pendahuluan
5.2 Definisi Higiene Perusahaan
5.2.1 Hakikat, Tujuan Higiene Perusahaan
5.2.2 Ruang Lingkup Higiene Perusahaan
5.3 Defenisi Kesehatan Kerja
5.3.1 Indikator Kesehatan Kerja
5.3.2 Ruang Lingkup Kesehatan Kerja
5.3.3 Jenis-Jenis Program/Kegiatan
Bab 6 Keselamatan Kerja Bidang Kebakaran
6.1 Pendahuluan
6.2 Pengertian Pekerja
6.2.1 Faktor-faktor Penyebab Kecelakaan Kerja bagi Petugas Pemadam Kebakaran
6.2.2 Pengendalian Keselamatan dan Kesehatan Kerja bagi Petugas Pemadam Kebakaran
6.3 Pengertian Api
6.3.1 Teori Api
6.3.2 Segitiga Api
6.3.3 Pembakaran
6.4 Dampak-Dampak Kebakaran
6.5 Penanggulangan Kebakaran
6.5.1 Klasifikasi Api
6.5.2 Metode Memadamkan Kebakaran
6.5.3 Alat Pemadam Api
6.6 Alat Pelindung Diri (APD)
6.6.1 Pengertian Alat Pelindung Diri
6.6.2 Pakaian Pelindung Diri
6.6.3 Pakaian Pelindung Berdasarkan Bahaya
6.6.4 Alat Pelindung Kaki
Bab 7 Keselamatan Kerja Bidang Transportasi dan Lalu Lintas
7.1 Pendahuluan
7.2 Ketentuan Umum Keselamatan Berkendara
7.3 Ketentuan Batas Kecepatan
7.4 Alat Pelindung Diri Untuk Pengendara di Lalu Lintas
7.4.1 Helm
7.4.2 Perlindungan Mata dan Wajah
7.4.3 Pakaian Pelindung
7.4.4 Pemilihan Jenis Kendaraan yang Tepat
7.5 Faktor-Faktor Keselamatan Transportasi
Bab 8 Keselamatan Kerja Bidang Perminyakan, Pertambangan dan Perkebunan
8.1 Pendahuluan
8.2 Keselamatan Bidang Perminyakan
8.3 Keselamatan Bidang Pertambangan
8.4 Keselamatan Bidang Perkebunan
Bab 9 Bahan Berbahaya dan Keselamatan Kerja
9.1 Pendahuluan
9.2 Pengertian Bahan Berbahaya
9.2.1 Tipe-tipe Bahaya
9.2.2 Penggolongan Bahan-bahan Berbahaya
9.2.3 Pengendalian Risiko Bahaya
9.3 Keselamatan Kerja
9.3.1 Perilaku Pekerja Terhadap Keselamatan Kerja
9.3.2 Budaya Keselamatan Kerja
Bab 10 Peralatan Perlindungan Diri
10.1 Alat Pelindung Diri (APD)
10.2 Jenis Alat Pelindung Diri (APD)
10.2.1 Alat Pelindung Kepala
10.2.2 Alat Pelindung Mata dan Muka
10.2.3 Alat Pelindung Telinga
10.2.4 Alat Pelindung Pernapasan dan Perlengkapannya
10.2.5 Alat Pelindung Tangan
10.2.6 Alat Pelindung Kaki
10.2.7 Pakaian Pelindung
10.2.8 Alat Pelindung Jatuh Perorangan
10.2.9 Alat Pelindung Tangan
10.3 Ergonomi dan Penerapan Teknologi Tepat Guna
Bab 11 Investigasi Kecelakaan Kerja dan Pencegahan
11.1 Pendahuluan
11.2 Kecelakaan Kerja
11.3 Investigasi Kecelakaan Kerja
11.3.1 Tahapan Investigasi Kecelakaan Kerja
11.3.2 Metode Investigasi Kecelakaan: Systematic Cause Analysis Technique (SCAT)
11.4 Pencegahan Kecelakaan Kerja
Bab 12 Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja berdasarkan OHSAS 18001:2007 di Perusahaan
12.1 Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3)
12.1.1 Tujuan Pelaksanaan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3)
12.1.2 Manfaat, Dasar Hukum dan Prinsip Dasar Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3)
12.1.3 Proses Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3)
12.1.4 Tingkat Keberhasilan Pencapaian Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3)
12.1.5 Audit Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3)
12.1.6 Tujuan dan Manfaat Audit Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3)
12.1.7 Audit Internal Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3)
12.1.8 Proses Pelaksanaan Audit Internal Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3)
12.1.9 Pengembangan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3)
12.1.10 Kunci Keberhasilan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3)
12.2 Occupational Health and Safety Assessment Series (OHSAS) 18001:2007
12.2.1 Sejarah dan Referensi Penyusunan OHSAS 18001:2007
12.2.2 Elemen dan Tahapan Implementasi OHSAS 18001:2007
12.2.3 Unsur-unsur Persyaratan dan Langkah Penerapan OHSAS 18001:2007
Bab 13 Peranan Pemerintah dan Ikatan Profesi Penyuluhan dan Latihan Keselamatan Kerja
13.1 Pendahuluan
13.2 Peranan Pemerintah dalam Keselamatan Kerja
13.3 Ikatan Profesi Penyuluhan dalam Keselamatan Kerja
13.4 Latihan Dalam Keselamatan Kerja
Daftar Pustaka
Biodata Penulis
No other version available