Text
Kecurangan dan Perlawanan Rakyat dalam Pemilu 1997
"PengantarrnMuhammad AS HikamrnBab I. Perlawanan Lokal dalam Pemilu 1997: Catatan PendahuluanrnSyamsuddin HarisrnLatar BelakangrnPermasalahan dan Agenda KajianrnKerangka PemikiranrnAsumsi, Metodologi, dan SistematikarnBab II. Perlawanan Masyarakat Pekalongan dalam Pemilu 1997rnArbi SanitrnPendahuluanrnGambaran Kota PekalonganrnDinamika MasyarakatrnNegara, Pembangunan, dan MasyarakatrnAgama dan Kehidupan MasyarakatrnDinamika Masyarakat dan Pemilu 1997rnKesimpulan dan SaranrnBab III. Resistensi Oreng Kene'k di Sampang, MadurarnMurdjan S. Widjolo dan Diana ForciarnPengantar: Kerusuhan Pemilu 1997rnStruktur Sosial dan Budaya SampangrnKiai dan Politik di SampangrnNegara dan Politik Lokal SampangrnKonflik Masyarakat versus NegararnBab IV. Politik Lokal dan Pemilu 1997 di YogyakartarnAlfian Salam dan Emilia B. MusinrnSketsa Daerah YogyakartarnStruktur Sosial Politik YogyakartarnOrde Kekuasaan Jawa dan Politik KekerasanrnPemilu 1997 dan Praktek Politiknyarn4.1. Penyerangan Kantor DPC PPP Kodyarn4.2. Passus Cakra dan Monumen Kerusuhanrn4.3. Kampus Islam versus Galirn4.4. Politik Resistensi: Dinamika Politik LokalrnCatatan PenutuprnBab V. Pemilihan Umum dan Politik Lokal: Kasus Kabupaten Pidie, AcehrnMuhammad AS HikamrnPrologrnGambaran Umum Daerah Kabupaten PidiernNegara dan Politik Lokal di PidiernDinamika Politik dalam Masyarakat PidiernDinamika Politik Lokal: Perlawanan dan Kepatuhanrn5.1. Pemilu dan Kemenangan Golkarrn5.2. Pembangunan dalam Wacana Publikrn5.3. Masalah Gerombolan Pengacau Keamananrn5.4. Peran Politik Ulama dalam Wacana PublikrnKesimpulanrnBab VI. Siri' dan Harga Diri: Dinamika Politik di UjungpandangrnHeri CahyonornGambaran Umum Daerah PenelitianrnPolitik Masyarakat dan Politik Negararn2.1. Dimensi Kebudayaanrn2.2. Pembangunan: Meninggalkan RakyatrnResistensi Masyarakat dan Dinamika Politik Lokalrn3.1. Tragedi Makassar Berdarah: Perlawanan Mahasiswarn3.2. Dinamika Pemilu 1997rn3.3. Hubungan Pri-Nonpri: Kerusuhan Pasca PemilurnKesimpulanrnBab VII. Anarki Enam Jam: Rekonstruksi Kerusuhan Jumat Membara di BanjarmasinrnHernawan Sulistyorn1. Pengantarrn2. Kronologirn3. Implikasi Jumat Membararn4. Lanskap Sosial Politikrn5. Beberapa Skenario KerusuhanrnBab VIII. Catatan PenutuprnSyamsuddin HarisrnDaftar PustakarnIndeksrnTentang Penulis"
No other version available