Text
Marjinalisasi dan Eksploitasi Perempuan Usaha Mikro di Pedesaan Jawa
"Ucapan Terima KasihrnPengantarrnRingkasanrnSummaryrnDaftar IsirnDaftar Gambar dan TabelrnBAB 1 PEREMPUAN USAHA MIKRO SEBAGAI KELOMPOK MARJINAL: Dinamika Usaha dan Persoalanrn1.1 Perempuan dan Usaha Mikro yang Terpinggirkanrn1.2 Usaha Mikro Perdesaan, Perempuan, dan Persoalan Eksploitasirn1.2.1 Usaha Mikro dalam Dinamika Ekonomi Indonesiarn1.2.2 Perempuan dalam Dinamika Usaha Mikrorn1.2.3 Eksploitasi: Persoalan Perempuan Usaha Mikro dan Persoalan Perempuanrn1.3 Pemberdayaan Perempuanrn1.4 Batasan Konsep yang Digunakanrn1.5 Metodologirn1.6 Alur Penyajian BukurnBAB 2 PEREMPUAN DAN USAHA MIKRO YANG TERPINGGIRKANrn2.1 Genteng dan Gula Kelapa: Potret Ekonomi Perdesaan yang Terpinggirkanrn2.1.1 Ketergantungan pada Sumber Daya Alamrn2.1.2 Pola Penghasilan Ganda: Kombinasi Sektor Pertanian dan Non-Pertanianrn2.1.3 Sistem Produksi Keluarga dan Tradisionalrn2.1.4 Buruh Upahanrn2.1.5 Pengikisan Modal Usaharn2.1.6 Pasar: Hubungan yang Membelenggu dalam Jangkauan Terbatasrn2.2 Perempuan dalam Ekonomi Perdesaan yang Subsistenrn2.2.1 Kerja Perempuan: Peluang yang Tersisarn2.2.2 Pembagian Kerja dalam Keluarga dan Pola Pemenuhan KebutuhanrnBAB 3 EKSPLOITASI DAN UPAYA BERTAHAN PEREMPUANrn3.1 Wujud Eksploitasirn3.1.1 Kredit Bahan Baku: Eksploitasi dalam Jalur Inputrn3.1.2 Modal dari Bandar: Eksploitasi dalam Jalur Pemasaranrn3.2 Sumber Eksploitasi: Kekuatan Modal, Informasi, dan Posisi Sosialrn3.3 Bertahan dalam Eksploitasi: Kerja Tambahan bagi Perempuanrn3.3.1 Upaya Individual dalam Keluargarn3.3.2 Jaringan Sosial dalam Komunitasrn3.3.3 Mencari Peluang dalam Struktur Hulu-Hilirrn3.3.4 Pemberdayaan dan PengorganisasianrnBAB 4 PENGUATAN PEREMPUAN: Upaya di tengah Marjinalisasi dan Eksploitasirn4.1 Mengapa Perempuan?rn4.2 Perkembangan Pemikiran mengenai Perempuan dan Pembangunan di Duniarn4.2.1 Pendekatan Antikemiskinan dan Pendekatan Efisiensirn4.2.2 Konsep WID dan WADrn4.2.3 Konsep Pemberdayaan atau Gender and Developmentrn4.3 Pengorganisasian Perempuan Indonesia Dulu Hingga Kinirn4.4 Organisasi Perempuan Pengusaha Mikro dalam Peta Pengorganisasian Perempuan Indonesiarn4.4.1 Bagaimana ASPPUK Memahami Perempuanrn4.4.2 Pemberdayaan dan Pengorganisasian dalam Kerangka ASPPUKrn4.4.3 Penguatan Ekonomi sebagai Titik Masuk (Entry Point) Pemberdayaan Perempuanrn4.4.4 Dari Penguatan Ekonomi ke Penguatan Politik dan Genderrn4.4.5 Strategi Pemberdayaan APPUK dalam Wacana Perempuan dan Pembangunanrn4.5 Pemberdayaan: Dari Kaca Mata Perempuan Usaha Mikrorn4.6 Sudahkah Pemberdayaan Menjawab Persoalan Marjinalisasi, Eksploitasi dan Mengurangi Beban Ganda Perempuan Usaha Mikro?rnBAB 5 KESIMPULAN DAN REKOMENDASIrn5.1 Kesimpulanrn5.2 RekomendasirnREFERENSI"
No other version available